Selamat sore, kali ini saya berada di desa tanah leluhur, sudah puluhan bahkan ratusan tahun desa ini sudah menjadi payung dan lantai bagi penduduk yang mayoritas nya sebagai petani yang memanfaatkan hasil bumi,
jika dilihat dari sisi geografis desa ini, memang berada di pedalaman, namun menurut saya seiringnya waktu berjalan, tidak terlalu sulit untuk menjangkau daerah ini dengan moda transportasi roda 4,
kali ini terbesit di lamunan saya mengapa desa semakmur ini sulit berkembang, melimpahnya sumber daya alam di sini tidak selaras sebanding dengan sumber daya manusia nya,
jika kita bicara SDM yang bobrok, kebelakang, sudah banyak sarjana yang lahir di desa ini,atau lulus selevel tingkat smu, namun hal ini tidak membawa dampak perubahan yang berarti,
di tambah minat melanjutkan sekolah baik setelah lulus sd ataupun seterusnya disini masih kurang, kita tidak bisa menyalahkan anak-anak tersebut,yang notabenya nanti sebagai penopang daerah dan bangsa,
mindsett yang tertanam di pikiran mereka lain, sebagian besar dari mereka hanya sebatas mampu melanjutkan apa yang sudah terjadi beberapa lama kebelakang,
dan ketika kita berkaca pada desa lain di luar sana,, SDA yang subur bisa di topang selaras oleh SDM yang produktif, hmmmm apa yang salah ?? dan siapa yang patut kita salahkan, ?? apakah nenek moyang kita, dan apakah orang tua kita,dan apakah kita sendiri yang harus bertanggung jawab,
baiklah kali ini saya tidak akan mencari-cari di mana yang salah dan siapa yang salah, mulai saat ini kita harus berbenah untuk menciptakan desa yang maju, mulailah mengoreksi diri sendiri lalu kita evaluasi, dan tanyakan pada diri sendiri, apa yang mampu kita berikan pada desa ini selama kita hidup, akan kah kita sama, atau lebih parah, hanya mampu melahirkan generasi yang kurang produktif,
